AMPO – Canon EOS 1200D dan 1100D adalah dua kamera DSLR entry-level yang telah menjadi pilihan populer di kalangan pemula fotografi di Indonesia. Keduanya menawarkan akses terjangkau ke dunia fotografi profesional, namun memiliki perbedaan penting yang patut dipertimbangkan.

Artikel ini akan mengupas tuntas perbandingan antara Canon EOS 1200D dan 1100D, meliputi spesifikasi, fitur, dan performa. Tujuan kami adalah membantu Anda mengambil keputusan yang tepat dalam memilih kamera DSLR pertama Anda.

Perkenalan Singkat Kedua Model

Canon EOS 1100D, diluncurkan pada tahun 2011, merupakan salah satu model paling dasar yang dirilis Canon untuk menarik pengguna baru. Kamera ini dikenal dengan kemudahan penggunaan dan harga yang sangat bersahabat di pasaran. Kemudian, Canon EOS 1200D hadir pada tahun 2014 sebagai penerus, membawa beberapa peningkatan signifikan dari model sebelumnya.

Meskipun keduanya sudah digantikan oleh model-model yang lebih baru, 1200D dan 1100D masih menjadi opsi menarik di pasar bekas. Keduanya tetap relevan bagi siapa saja yang ingin mempelajari dasar-dasar fotografi DSLR tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Perbedaan Kunci: Sensor, Resolusi, dan Prosesor

Sensor dan Detail Gambar

Perbedaan paling fundamental antara kedua kamera ini terletak pada sensor gambarnya. Canon EOS 1200D dilengkapi dengan sensor APS-C 18 megapiksel, yang mampu menghasilkan gambar dengan detail yang lebih tajam. Di sisi lain, Canon EOS 1100D menggunakan sensor APS-C 12,2 megapiksel, yang tetap menghasilkan kualitas gambar baik namun dengan resolusi sedikit lebih rendah.

Resolusi yang lebih tinggi pada 1200D memberikan keunggulan terutama saat Anda perlu melakukan cropping atau mencetak foto dalam ukuran besar. Detail yang lebih banyak berarti fleksibilitas yang lebih besar dalam post-processing gambar Anda.

Prosesor Gambar dan Performa

Kedua kamera ini sama-sama ditenagai oleh prosesor gambar DIGIC 4 milik Canon. Prosesor ini, meskipun bukan yang terbaru, masih sangat mampu mengolah data gambar dengan baik dan memberikan kinerja yang responsif. Anda dapat mengharapkan warna yang akurat dan noise yang terkontrol dalam berbagai kondisi cahaya.

Performa continuous shooting (pemotretan beruntun) pada kedua kamera ini juga terbilang serupa. Keduanya menawarkan kecepatan sekitar 3 frame per detik, yang cukup memadai untuk mengabadikan momen-momen biasa, namun mungkin kurang ideal untuk subjek bergerak cepat.

Kemampuan Perekaman Video

Aspek video menjadi area di mana 1200D secara jelas mengungguli 1100D. Canon EOS 1200D mampu merekam video Full HD (1080p) pada 30, 25, atau 24 frame per detik, menghasilkan klip video yang lebih detail dan modern. Ini merupakan standar minimum untuk banyak konten video saat ini.

Sebaliknya, Canon EOS 1100D hanya mendukung perekaman video HD (720p) pada 30 atau 25 frame per detik. Meskipun masih bisa digunakan, kualitas 720p mungkin terasa kurang tajam dibandingkan standar Full HD yang ditawarkan oleh 1200D.

Desain, Ergonomi, dan Fitur Tambahan

Tampilan Fisik dan Penggunaan

Dari segi desain, baik 1200D maupun 1100D berbagi DNA yang sama sebagai DSLR entry-level Canon. Keduanya memiliki bodi yang ringkas dan ringan, membuatnya nyaman digenggam dan mudah dibawa bepergian. Tombol-tombol kontrol ditempatkan secara intuitif, cocok untuk pengguna yang baru belajar.

Meskipun sebagian besar bodi terbuat dari plastik, kualitas bangunannya terasa solid untuk harganya. Perbedaan ergonomi mungkin tidak signifikan bagi sebagian besar pengguna, karena keduanya dirancang untuk kemudahan akses dan kenyamanan dasar.

Layar LCD dan Sistem Autofokus

Layar LCD pada Canon EOS 1200D berukuran 3 inci dengan resolusi 460.000 titik, yang memberikan tampilan pratinjau yang lebih jelas dan lebih detail. Canon EOS 1100D memiliki layar 2,7 inci dengan resolusi 230.000 titik, yang meskipun berfungsi, terasa kurang tajam dibandingkan penerusnya.

Kedua kamera ini menggunakan sistem autofokus 9-titik dengan satu titik silang di tengah, yang sudah cukup responsif dalam kondisi pencahayaan yang memadai. Meskipun bukan yang paling canggih, sistem ini dapat diandalkan untuk sebagian besar skenario pemotretan umum.

Pertimbangan Harga dan Ketersediaan

Mengingat kedua kamera ini sudah tidak diproduksi lagi sebagai unit baru, ketersediaannya sebagian besar terbatas pada pasar bekas di Indonesia. Canon EOS 1100D, sebagai model yang lebih tua, umumnya ditemukan dengan harga yang lebih terjangkau. Ini bisa menjadi pilihan ekonomis bagi mereka yang memiliki anggaran sangat ketat.

Canon EOS 1200D, meskipun lebih baru, juga dapat ditemukan dengan harga yang menarik di pasar bekas. Pilihan antara keduanya mungkin juga dipengaruhi oleh kondisi unit yang tersedia serta kelengkapan aksesori yang disertakan oleh penjual. Ketersediaan lensa Canon EF/EF-S sangat melimpah untuk kedua model ini.

Kesimpulan: Rekomendasi untuk Pemula

Jika Anda adalah seorang pemula yang mencari kamera DSLR pertama dan memiliki sedikit kelonggaran anggaran, Canon EOS 1200D adalah pilihan yang lebih baik. Resolusi 18 megapiksel dan kemampuan video Full HD-nya memberikan nilai lebih untuk jangka panjang. Ini akan memberi Anda lebih banyak ruang untuk berkembang dalam fotografi dan videografi.

Namun, jika Anda memiliki anggaran sangat terbatas dan prioritas utama adalah mempelajari dasar-dasar fotografi tanpa terlalu memikirkan spesifikasi video atau resolusi tertinggi, Canon EOS 1100D tetap merupakan investasi yang sangat baik. Kualitas gambar yang dihasilkan masih sangat memuaskan untuk belajar dan berbagi di media sosial.

Pada akhirnya, kamera terbaik adalah yang paling sesuai dengan kebutuhan dan anggaran Anda. Kedua model ini adalah titik awal yang fantastis untuk siapa saja yang ingin serius menekuni dunia fotografi digital.


Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah Canon EOS 1200D bagus untuk pemula?

Ya, Canon EOS 1200D sangat bagus untuk pemula. Kamera ini menawarkan kontrol manual penuh, kualitas gambar yang baik, dan kemudahan penggunaan yang ideal untuk mempelajari dasar-dasar fotografi DSLR.

Apa perbedaan utama antara Canon 1200D dan 1100D?

Perbedaan utama meliputi resolusi sensor (18MP pada 1200D vs 12.2MP pada 1100D) dan kemampuan video (Full HD 1080p pada 1200D vs HD 720p pada 1100D). 1200D juga memiliki layar LCD dengan resolusi lebih tinggi.

Mana yang lebih baik untuk video, 1200D atau 1100D?

Canon EOS 1200D jelas lebih baik untuk video karena kemampuannya merekam dalam kualitas Full HD (1080p). Canon EOS 1100D hanya mampu merekam video HD (720p), yang kurang detail.

Apakah Canon EOS 1100D masih relevan di tahun 2024?

Meskipun sudah cukup tua, Canon EOS 1100D masih relevan sebagai kamera untuk belajar fotografi dasar, terutama jika didapat dengan harga yang sangat murah. Namun, untuk fitur modern atau video, mungkin kurang memadai.

Berapa harga Canon 1200D bekas di Indonesia?

Harga Canon EOS 1200D bekas di Indonesia bervariasi tergantung kondisi, kelengkapan, dan penjual, namun umumnya berkisar antara Rp 1.500.000 hingga Rp 2.500.000 untuk body only atau dengan lensa kit standar.

Dapatkan Produk Ini di Shopee

Klik tombol di bawah untuk melihat detail produk dan promo gratis ongkir.


🛒 Cek Harga di Shopee

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *